Sudah lama gak update blog ini.
Postingan trip Turkey terhenti di hari ke 3. Gak saya lanjut lagi, karena... gak sempet dan udah agak lupa detailnya. hehe..
Januari 2016. Tahun baru, dengan paspor baru. Kali ini saya sengaja perpanjang dengan epaspor. Semoga ada rejeki ke Jepang, jadi lebih mudah kan. ;)
Dengan paspor baru, rasanya makin menggebu dong buat nyusun trip tahun ini. masih blank mau kemana, tapi agak tertarik mencoba Vietnam. Entah Hanoi maupun Ho Chi Minh nya. Tertarik karena keponakan saya yang tertua internship di Hanoi selama 2 bulan. Kayaknya lucu juga ya nyicipin negri sosialis ini. Apalagi karena cukup terkenal karena mjd penghasil kopi terbesar nomor 2 di dunia.
Usai penyusunan itinerary yg agak berbelit-belit, jadilah saya dan Evi booking tiket ke Singapore. Kok Singapore? Karena waktu itu kami dapet promo tiket murah . Kami dapet di bawah IDR 400ribu per orang. Kemudian tercetus ide untuk kembali ke Malaka. Saya memang ingin kembali ke Malaka, karena ngincer kulinernya, sedangkan Evi memang belum pernah ke Malaka
Singkat cerita, kami menyusun trip Jakarta - Singapore - Malaka - Ho Chi Minh - Singapore - Jakarta. Such a long trip??!! Gak juga. Karena hanya memakan waktu 5 hari dan kami naik pesawat. Haha...
28 Januari 2016. Hari H trip kami pun datang. Agak early buat saya, karena biasanya saya melakukan trip awal tahun di bulan Feb/April. hehe..
Dengan semangat juang menjadi seorang light traveler, saya cuma bawa baju sedikit. Niatannya mau nyuci di Ho Chi Minh, karena disana kami akan menginap 2 malam.
| Light Traveler Wannabe |
Kami ambil trip malam, berangkat 21.55 WIB, tiba di Changi 00.40.
Saya sudah menyiapkan mental untuk menginap di bandara menunggu pagi. Pertama kali saya menginap di Changi, suasana sangat berbeda, dingin, dan jarang ada coffee shop atau kedai yang buka 24 jam.
Changi sangat "hidup" sekarang di tengah malam. Dengan banyak sudut-sudut unik, kali ini Changi dihiasi oleh ornamen Monyet dan Star Wars. Objek selfie? Tentu saja.
Asik-asik selfie, di depan patung storm troopers ini kami melihat Krispy Kreme berisi beberapa bule tidur dengan nyamannya di atas sofa. Ulala.. Ya udahlah gak usah mikir panjang, bermodalkan beli 2 minuman, kami bisa bobo bobo cantik di sofa empuk. Meskipun sayangnya Singapore sangat pelit colokan gak kaya di Indonesia, kami bisa menunggu fajar datang dengan sangat nyaman. Alhamdulillah.
Pagi menjelang, kami belum punya plan pasti mau ngapain. Yang pasti, kami sarapan dulu di Changi.
hampir 3 tahung gak ke Singapore, saya menilai Changi banyak banget perkembangan, terutama semakin banyaknya makanan Halal. Love bangetssss...
Lalu kami memutuskan untuk ke Merlion untuk ngasih tanda aja, bahwa kami udah nginjek Singapore. Heheheee.. Kami naik MRT menuju Raffles. Jalan-jalan melihat orang-orang memulai Jumat paginya untuk ngantor. Hahaaa.. Selamat ngantor yaa.. kami sih liburaaan.. :p
Jalan kaki di Singapore memang sangat nyaman. Kalau tanpa ransel berisi kebutuhan 5 hari dan kalau badan segar udah mandi. Hahaha.. Kami menyusuri jalan dengan hati riang. Tapi lama-lama kegerahan juga.
Di tengah perjalanan, kami menemukan bola metal unyu ini. Foto ah.
| belom mandi aja cakep. apalagi udah. |
Perjalanan dilanjutkan dan tara.... ketemu lagi si Merlion yang hampir gak pernah sepi.
Sebagai syarat, kami foto-foto. Thanks to teknologi timer dan layar flip pada kamera kesayangan ku. Foto berdua jadi memungkinkan! hahaha..
| Good Morning |
| settingan timer 10 detik :D |
Karena sudah kegerahan, kami lanjut naik taxi menuju kawasan Bugis. Memang sudah niatan ingin mengunjungi Sultan Mosque. Masjid kebanggaan Singapore.
Alhamdulillah atas teknologi Google Map, kami bisa menemukan Sultan Mosque dengan mudah.
Selalu, dimanapun. Masjid memberikan rasa nyaman dan aman tanpa rasa asing. Adem.. kriyep-kriyep. Ngantuk. hehe...
| tentram |
Setelah puas melakukan yang diniatkan, perjalanan kami lanjutkan dengan menyusuri jalanan sekitar. Salah satunya adalah Haji Lane, Arab Street, dan Bushorah Street. Lorong berisi resto, cafe, dan butik unik dan lucu. Salah satu sisi paling iconic ya yang ada di foto ini :
| In appreciation to Instargram and Pinterest world. he.. he.. |
| yes.. gaul. |
As info, kami naik bus 707inc. dengan ongkos di bawah SGD 20 menuju Malaka. Perjalanan sekitar 4 jam. Kami booking melalui web easybook.com supaya lebih mudah dan tenang.
Akhirnya bus datang dan berangkat amat sangat tepat waktu. Menyenangkan.
Proses imigrasi keluar Singapore menyenangkan dan imigrasi masuk Malaysia lebih menyenangkan lagi, karena kami menemukan Milo Ice Cream di sebuah minimarket di kantor imigrasi Johor. hehe.. Jajaaaannn..
| enakkk.. rasanya kaya Milo. haha. yaiyalah. |
Kisah kami di Malaka akan dilanjutkan pada postingan selanjutnya ya.
Wait for it.
With Love,
Sitta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar