Rabu, 10 Februari 2016

Malaka, Here I Come Again!

Malaka / Melaka / Malacca, sebuah kota pelabuhan dengan selatnya yang menghubungkan Sumatra dan semenanjung Malaysia. Merupakan titik penting perdagangan Portugis dan Belanda (VOC), terlihat dari berbagai peninggalannya.
Tapi bagi saya, Malaka menarik dengan kota tua, percampuran kultur, dan Jonker Walk nya.
Yup, ini kedua kalinya saya mengunjungi Malaka. Dengan tujuan utama cuci mata di Jonker Walk dan jajan beberapa kuliner khas.
Setelah perjalanan darat dengan bus selama sekitar 4 jam, akhirnya kami sampai di Melaka Sentral. Hampir tidak ada perubahan dengan pertama kali saya ke terminal ini. hal pertama yang kami lakukan adalah membeli simcard untuk komunikasi. Kami beli TuneTalk, seharga MYR 38, bisa dapat 2 GB paket data plus telepon dan sms, tapi gak kami perhatikan, soalnya gak kepake juga. hehe..
Oh iya, untuk di Singapore kami beli simcard di pesawat, Singtell Happy, seharga SGD 15 dapat paket data 100GB, masa aktif 5 hari. Sangat cukup untuk kami berdua. Jadi kami patungan aja.
Setelah beli simcard, kami makan siang dulu dengan menu terlalu aman. Semacam kwetiaw siram dan nasi siram lah. Hahaaa.. Laper dan butuh yang seger-seger.
Perjalanan kami lanjutkan menuju penginapan di kawasan Jonker Walk. So, kami naik bus nomor 17 menuju bangunan merah. Ongkos MYR 2. Murah meriah, bus bagus, AC nya dingin. Aduh, ini bukan di ibukota ya padahal. Tapi kenapa better than Jakarta? Semoga Jakarta bisa segera memperbaiki transportasi umum nya ya. Sehingga bisa lebih tourist-friendly juga.
Sesampainya kami di bangunan merah, hampir semua penumpang turun. Hap.. hap.. saatnya membaca peta, mencari penginapan. Kami booking sekitar 2 minggu sebelum berangkat, cuma berdasarkan foto di Agoda. Kami cari kamar private ber2 dengan AC dan harga terjangkau, serta harus dekat dengan Jonker Walk dan Bangunan Merah. So, pilihan jatuh pada Home in The Garden. Alhamdulillah, sangat mudah di temukan dan memang sangat dekat dengan Bangunan Merah.
Yuuhuuu.. Kami check in, bersih-bersih dan istirahat sebentar demi menyambut Jonker Night. FYI, Jonker Night buka pada Jumat dan Sabtu malah saja. Jadi kalau mau ke Malaka, pastikan menginap di Jumat atau Sabtu malam. :)
Selesai bersih-bersih dan badan segar kembali, kami siap untuk jelajah sekitaran kota tua Malaka. Eh, pas mau keluar penginapan, rupanya hujan. Untungnya disediakan free kopi dan susu. Jadi kami bisa santai-santai menikmati hujan di ruangan lucu penginapan ini deh.

Udah siap mejeng nih. Tapi ngopi dulu deh.
Sekitar jam 7 malam, kami baru bisa keluar hostel. Keluar gang kira2 20 meter, langsung sampai di Jonker Walk. Ahhhh.. kami gak salah pilih penginapan! Malam agak sepi tidak seperti sebelumnya. Mungkin karena habis hujan deras. Tapi kami tetap semangat, mencari teh tarik, white coffee, obat kalsium (titipan), dan cuci mata. Jonker selalu menyenangkan buat saya. Karena saya suka suasana kota tua dengan warna-warni peranakan, dan campuran kultur melayu serta india.












Seluruh Jonker Walk kami susuri sampai akhirnya kami lapar dan sesuai rencana saya, saya kepengen banget Asam Pedas ikan Pari di warung makan Hajah Mona. Letaknya di depan hotel Casa del Rio. Pasti ketemu deh. Warung makan ini sering masuk ke acara-acara kuliner di TV sih. Ini kedua kalinya saya kesana. Ais Limau nya pun membuat saya rindu. Hehe..




Perut kenyang asiknya sih duduk-duduk, cari angin, liat keramaian sambil santai-santai.
Tanpa pikir panjang, saya tau tempat paling nyaman untuk melakukan itu semua. Depan Stadthuys! Alhamdulillah semuanya berjarak dekat, jadi kami gak perlu capek-capek ke tempat tujuan kami.
Bangunan Merah yang meliputi Stadthuys, Clock Tower, Christ Church, dan fountainnya menjadi spot yang paling otentik di Melaka. Menghabiskan Jumat malam demi menyambut weekend yang seru? Tepat banget tempatnya!
Foto-foto sebentar, seorang musisi jalanan sudah siap menghibur kami dengan perlengkapannya. Ah, penutup hari yang  menyenangkan! Atas hari yang begitu panjang ini, we deserved this!








chill..  
Setelah dirasa cukup ngantuk, kami memutuskan untuk kembali ke hostel. Super deket. No problemo.
Oh iya, jangan lupa foto dulu di depan Hard Rock cafe. hihi..


Saatnya istirahat,mengisi energi untuk petualangan super seru keesokan hari.
Serius, perjalanan keesokan harinya bakalan lebih seru dan penuh lika liku. Tunggu lanjutannya yaa.. :)

With Love,
Sitta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar