Jumat, 30 Maret 2012

FEIST LIVE IN CONCERT (bonus : Erlend Oye). SUPER GEEK!!

 
Adalah seorang wanita funkadelic yang menarik perhatian saya saat dia menggelar showcase dan ditayangkan di tv. Dia menyanyikan “one evening” sambil joget-joget asik sendiri, ga peduli dunia. Gue menyimak. Ini keren.
Leslie Feist, penyanyi beraliran folks dan balad asal Kanada.

Sejak itu, gue menjadi pendengar setia nya.

Lagu-lagu feist jarang yang engga “catchy”. Ceria, menyenangkan, balada banget, dan out of the box.
Lagu-lagu favorit gue ada banyaaaak.. My Moon My Man, 1234, Circle Married the Line, daaan Inside and Out yang merupakan cover versionnya ABBA punya.
Inside and Out dalem banget buat gue, kata-katanya gombal seada-adanya


 "You are the reason of my laughter and my sorrow, blow up that candle i will burn again tomorrow, no man on earth can stand between my loving arms. AND NO MATTER HOW YOU HURT ME I WILL LOVE YOU TILL I DIE. I ain't no vision I'm the girl who Loves you inside and out......."

Beeeeehhhhh.. gombal kan. gimana Mas rasanya yg pernah saya nyanyiin? hahhaa.. *ngelantur*
Akhir Januari gue iseng-iseng buka web nya Rajakarcis dan kaget ngeliat ada nama Soundshine event : Feist live in Concert Jakarta. Gue kepo-kepo in dan ternyata memang bener. Langsung deh gue kontak temen-temen yang kira-kira suka sama Feist juga. Karena gue yakin emang jarang yang Ngeh sama Feist.  Sayangnya konser digelar Weekday (selasa) dan kantor temen-temen gue pada jah. jadilah mereka ga nonton. Gue ambil keputusan untuk ga nonton karena ga ada temen. Berujung pada kegalauan gue selama berhari-hari.
Gak lama, gue berangkat liburan ke Banjarmasin (my hometown) bareng nyokap, kakak dan adeknya, tantenya nyokap, dan sepupu-sepupu gue yang mendampingi ibu mereka masing-masing. 10 orang. Ngobrol-ngobrol ini itu sama sepupu gue, ternyata dia udah beli tiket Feist dan gue seneng parah. Jadilah gue segera beli tiketnya.

15 Februari, di Fairground SCBD Jakarta.

Hari H Feist live in Jakarta. Woohoooo!! I was sooo excited. Terlebih ketika sore itu di twitter nya @soundshineevent dikabari bahwa penonton dapet opening act kejutan. ada ERLEND OYE sebagai opening act!!

Yep, he's one of the duo called "Kings of Convenience". Gimana gak seneng? Bonus parah!!!
Acara dimulai agak molor, tapi Erlend berhasil naikin mood penonton dengan bawain beberapa lagu orang lain seperti "Close to You - Carpenters,  Heaven Know I'm Miserable Know - The Smiths, dan Cayman Island dong pastinyaaaa" 

SING.A.LONG.

He's bringing the Geek athmosphere
Setelah Erlend pamit, mood kami semua naik dan semakin semangat nunggu Feist perform. Tapi sayang, lebih dari 30 menit menunggu, Feist baru mulai perform.
Dengan dress coklatnya, Feist tampil anggun banget. Meskipun doi make tai lalet palsu yang bener-bener ga penting.
Lagu pertama yang dibawakan adalah "Undiscovered First" dari album Metals nya. KEREN PARAH!!! Musiknya nyatu banget dan bahkan lebih hidup daripada yang gue denger di rekamannya. Teriakan-teriakan, desahan, permainan nada yang dimainkan Feist betul-betul bikin bengong. Keren banget. Asli.


Ada sesuatu yang amat sangat menarik perhatian gue di panggung. Backing Vocalnya. Perpaduan suara mereka OUTSTANDING banget. Menyatu dan menciptakan nuansa banget. Suara yang keluar seperti dinyanyikan oleh hantu (eh, serem ya analoginya). pokoknya keren.
Feist pun mengenalkan Back-Voc nya adalah sebuah trio dari UK dengan nama Mountain Man. Mereka ikut tour dunianya Feist dan ini merupakan hal yang penting banget buat ngenalin musik mereka yang "Folks" banget.
Gimana gak menarik perhatian, mereka joget-joget asik sendiri sambil nyanyi bahkan kadang ngebelakangin penonton atau dansa berdua, suka-suka mereka. Dan gaya mereka yang TOTALLY NERD jatohnya jadi keren banget. Bener-bener catchy.
Mountain Man with their Super Cape (with bells inside)
Highly recommended buat kalian yang nyari warna musik baru. Di youtube pun ada beberapa video clip mereka.

Back to Feist.
Kebanyakan Feist menyanyikan lagu-lagu dari album tebarunya, "Metals". Bernuansa cukup dark, tapi ya itu, keren banget. Khas Feist, dia total banget loncat-loncat, lari-lari, dan teriak-teriak. Wow banget.
Menjelang akhir pertunjukan, Erlend tiba-tiba keluar lagi untuk nyanyi duet sama Feist. Disitu Erlend cerita bahwa dia sahabatan sama Feist dan kebetulan lagi di deket-deket Jakarta, jadi mampir lah dia. Lanjut duet bawain lagu "The Build Up" cukup membawa suasana adem.
Lanjut Feist nyanyi " I Feel it All" dan Erlend nongol sambil nge dance ala dia, dance khas "I'd Rather Dance with You". Kacau tapi asik. Bener -bener bikin suasana hidup. Luarbiasa.

2 Jam lebih berlalu, konser  Feist selesai dan gue keluar venue dengan sangat puas.
Konser ini bener-bener membangkitkan nuansa jaman kuliah dan nuansa Geek.

Skala 1-10, gue kasih nilai 9 untuk konser ini.
PUASSSS....
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar